Lombok adalah pemberhentian kedua saya setelah Bali. Saya mendengar bahwa tempat ini seperti Bali dua puluh tahun yang lalu: lebih terjaga, lebih lokal, lebih murni. Dan jujur, tempat ini tidak mengecewakan. Saya datang untuk ombaknya, tetapi saya tinggal untuk pemandangan, orang-orang, dan perasaan bahwa waktu bergerak lebih lambat. Saya melakukan perjalanan selama 10 hari, dengan ransel, papan selancar, dan anggaran yang cukup ketat. Berikut adalah itinerary, ombak, biaya yang saya keluarkan... dan semua yang saya bawa pulang dari pulau ajaib ini.

📅 Itinerary 10 Hari di Lombok

🛬 Hari 1: Kedatangan di Kuta Lombok

Saya terbang dari Bali ke Lombok (sekitar 30 USD dengan bagasi). Dari bandara ke Kuta, saya naik taksi bersama (100.000 IDR). Saya menginap di sebuah guesthouse sederhana tetapi bersih, 5 menit dari pusat (150.000 IDR per malam dengan sarapan).

🏄‍♂️ Hari 2–4: Gerupuk, Inside, dan Don Don

Saya menyewa sepeda motor dengan rak papan (70.000 IDR/hari) dan menuju Gerupuk. Anda naik perahu seharga 50.000–70.000 IDR pulang pergi. Ombak yang ramah, ideal untuk pemanasan. Ombak lembut, kerumunan santai.

🌊 Hari 5–6: Seger dan Tanjung Aan

Seger adalah ombak kanan yang lebih teknis dengan dasar berbatu. Saya masuk dengan rasa hormat. Setelah itu, sore yang santai di Tanjung Aan: pantai yang sempurna, bir dingin, dan makanan lokal yang enak. Selancar di sore hari dengan longboard. Masuk gratis. Suasana santai yang murni.

🔥 Hari 7–8: Mawi

Lebih bertenaga. Mawi adalah ombak kiri yang pecah dengan kekuatan. Saya pergi saat pasang surut sedang turun, dan meskipun saya mengalami dua kali jatuh, saya juga menangkap ombak terbaik dari perjalanan ini. Jika Anda merasa tidak siap, lebih baik mengamati atau berselancar di tempat yang lebih terbuka.

🌄 Hari 9: Hari Tanpa Selancar — Air Terjun di Tetebatu

Saya menyewa sepeda motor untuk sehari dan pergi ke Tetebatu, di pedalaman. Sawah, udara segar, dan air terjun tersembunyi. Total pengeluaran untuk hari itu: sekitar 200.000 IDR termasuk makanan. Istirahat yang baik untuk tubuh.

🏄 Hari 10: Sesi terakhir di Are Guling

Salah satu permata yang kurang dikenal. Ombak kanan yang cepat, dasar campuran, dan lineup dengan 5 orang. Ideal untuk mengucapkan selamat tinggal dengan perasaan baik. Saya mengembalikan sepeda motor, makan nasi campur seharga 20.000 IDR, dan menuju bandara.

💰 Total Anggaran (perkiraan)

  • ✈️ Penerbangan Bali–Lombok: 80 USD
  • 🏨 Akomodasi 9 malam: 1.350.000 IDR (~85 USD)
  • 🏍️ Sepeda motor dengan rak: 700.000 IDR (~45 USD)
  • 🛶 Perahu untuk selancar: 350.000 IDR (~23 USD)
  • 🍛 Makanan lokal: 600.000 IDR (~40 USD)
  • 📶 Kartu SIM + data: 70.000 IDR (~5 USD)
  • 🛍️ Miscellaneous dan ekstra: 250.000 IDR (~16 USD)
💵 Total untuk 10 hari: sekitar 295 USD termasuk semuanya

✅ Kesimpulan

Lombok adalah mimpi bagi peselancar yang mencari ombak yang bervariasi, kerumunan yang lebih sedikit, dan koneksi yang lebih otentik dengan pulau. Dengan anggaran yang moderat, Anda bisa mendapatkan pengalaman yang lengkap: selancar, makanan lokal, pemandangan, dan momen yang tidak akan Anda lupakan. 🌴 Jika Bali terasa terlalu banyak untuk Anda, Lombok menunggu Anda dengan pintu terbuka dan lineup yang setengah kosong.